IDRUS

June 21, 2009 Comments Off on IDRUS

IDRUS, pengarang kelahiran Padang 21 September 1921. Cerita pendeknya berjudul Heiho pasca pendudukan Jepang menghentak dunia sastra tanah air.dianggap sebagai sejenis komedi hitam, tragikomik. Gaya menulis satir, ringkas, lugas, kadang kasar & jenaka, yang belum banyak dianut penulis lain kala itu.

Pada tahun 1948 oleh penerbit balai Pustaka, Jakarta, terbitlah karyanya yang sangat populer hingga sekarang. 13 kumpulan cerita Dari Ave Maria sampai Jalan Lain Ke Roma. Oleh HB.jassin, Idrus dianggap sebagai pelopor Angkatan ’45 dibidang Prosa (berdampingan dengan Chairil Anwar dibidang puisi), karena dianggap berhasil melakukan pembaruan bentuk tulisan.  

Sebagai pengarang, Idrus tidak lepas dari pengaruh pengarang luar. Utamanya Anton Chekov. Idruslah yang memperkenalkan Chekov ke masyarakat Indonesia lewat terjemahannya. Salah satu yang mengagumi kualitas kepengarangan idrus adalah Pramudya Ananta Toer. Suatu kali Pram pernah berkata tentang penulis yang wafat diumur 58 tahun ini, yaitu ; “ ada dua pengarang kesukaan saya. Pertama, Jhon Steinbeck. Kedua, Idrus “

ARMIJN PANE

June 21, 2009 Comments Off on ARMIJN PANE

ARMIJN PANE sastrawan kelahiran Muara Sipongi, tapanuli Selatan 18 Agustus 1907. Roman BELENGGU yang diterbitkan Penerbit Dian Rakyat (milik Sutan Takdir Alisjahbana) paada 1940 menggegerkan jagat sastra Inonesia. Majalah Pujangga Baru dalam edisi Desember 1940 menurunkan berbagai komentar yang bernada mencaci dan meremukkan roman tersebut.

Roman itu berkisah tentang hidup Sumartini, Kartono, Dik Tati, & Siti Rohayah. Dengan bangun cerita yang cukup dramatis, filmis, pengarangnya mencoba memperlihatkan konflik dalam diri seorang manusia yang mencoba menemukan kenyataan dirinya dalam satu situasi hidup yang sangat berbeda; zaman yang sangat kontemporer. Pada dasarnya roman ini menyodorkan kita realitas manusia Indonesia sebenarnya yang dibelenggu oleh dirinya sendiri, bukan oleh kekuatan luar (penjajah, dunia barat).

Buku ini diterbitkan juga oleh penerbit dari Kota Petaling Jaya, Malaysia tahun 1965.

MARAH RUSLI

June 21, 2009 Comments Off on MARAH RUSLI

MARAH RUSLI, kelahiran Padang, 7 Agustus 1889. Penulis fiksi Indonesia dengan gaya yang kuat. Romannya penuh dengan gagasan yang mendahului zaman dia hidup. Dia menggugat kekolotan kaum bangsawan, keburukan poligami, serta masalah-masalah sosial lain dalam lingkungannya guna melahirkan sebuah reformasi sosial.

Siti Nurbaya adalah masterpiece Marah Rusli. Bisa dipastikan tidak satupun orang Indonesia modern yang tidak mengetahui roman setebal 271 halaman ini. Bahkan istilah Siti Nurbaya dicerap kedalam bahasa Indonesia keseharian sebagai majas yang merujuk pada bentuk perkawinan yang dipaksakan. Bahkan di Padang, sosok Siti Nurbaya dihadirkan secara riil melalui penamaan sebuah jembatan dan sebuah makam yang diyakini adalah makam tokoh roman yang bersangkutan.

Siti Nurbaya telah hadir di sekolah-sekolah sejak pertama diterbitkan tahun 1920 oleh Balai Pustaka. Isinya tentang kisah cinta melodramatis antara Siti Nurbaya & Syamsul Bahri. Namun orang tua Siti Nurbaya memilih menikahkan anaknya dengan Datuk Maringgih. Roman ini dipadu kuat dengan kritik sosial pengarang terhadap situasi adat yang mengungkung kemerdekaan perempuan di zaman itu. Marah Rusli kemudian wafat 17 Januari 1968.

IBRAHIM FAWAL

June 21, 2009 Comments Off on IBRAHIM FAWAL

IBRAHIM FAWAL lahir di Ramallah Palestina. Lalu pindah ke Amerika Serikat untuk menyelesaikan studinya sampai meraih gelar master dalm film dari UCLA. Bersama Sutradara kondang David Lean, ia menjadi asisten sutradara dalam film klasik Lawrence of Arabia.

Fawal tinggal di Birmingham, Alabama tempatnya mengajar film & sastra di Birmingham-southern College & University of Alabama. Ia mendapatkan gelar Ph.D dari Oxford University. Disertasinya Youssef Chahine, telah diterbitkan oleh British Film Institute. Di Atas Bukit Tuhan adalah novel perdana Fawal. Novel ini meraih PEN-Oakland Award untuk kategori Exelence in Literature dan diterjemahkan dalam bahasa Arab & jerman.

ERNEST HEMINGWAY

June 21, 2009 Comments Off on ERNEST HEMINGWAY

ERNEST HEMINGWAY lahir di Oak Park, Illionis AS tahun 1899. Dia mulai karir menulisnya di The Kansas City Car tahun 1917. Tahun 1922, Hemingway tinggal di Paris dan menjadi bagian dari Lingkar sastra Ekspaktriat bersama F. Scott Fisgerald dkk. Buku pertamanya . Three Stories and The Poems terbit di Paris 1923. kemudian disusul In Our Time tahun 1925

Saat terbitnya The Sun Also Rises tahun 1926, Hemingway menampilkan dirinya sebagai pembawa suara ” the lost generation “ dan penulis mumpuni dijamannya. Lalu buku berikutnya yang diterbitkan adalah Men Without Women 1927 saat dia kembali ke Amerika., serta novelnya saat dia berada di front Italia, A Farewell to Arms (1929). Dia juga menulis dongeng klasik adu banteng, dan Green Hills of Africa (1935), novel perang brillian tentang perang Spanyol, For Whom the Bell Tolls.

Karya Hemingway yang paling terkenal  adalah cerpen The Old man and The Sea (1952) mendapatkan penghargaan Pulitzer tahun 1953. Dan di tahun 1945 Hemingway memenangkan Nobel Kesusateraan “ atas keahliannya dalam seni bercerita dengan gaya kuat “. Hemingway meninggal di Ketchum, Idaho, AS tahun 1961 dengan bejibun karya yang bahkan ada baru diterbitkan setelah beliau wafat.